SUKSES: BISA!!!!!

August 28, 2007 – 4:17 am

10 Kesalahpahaman Tentang Sukses

Kesalahpahaman 1

Beberapa orang tidak bisa sukses karena latar belakang, pendidikan, dan
lain-lain.
Padahal, setiap orang dapat meraih keberhasilan.
Ini hanya bagaimana mereka menginginkannya, kemudian melakukan sesuatu untuk
mencapainya.

Kesalahpahaman 2
Orang-orang yang sukses tidak melakukan kesalahan.
Padahal, orang-orang sukses itu justru melakukan kesalahan sebagaimana kita
semua pernah lakukan Namun, mereka tidak melakukan kesalahan itu untuk kedua
kalinya.

Kesalahpahaman 3

Agar sukses, kita harus bekerja lebih dari 60 jam (70, 80, 90…) seminggu.
Padahal, persoalannya bukan terletak pada lamanya anda bekerja.
Tetapi bagaimana anda dapat melakukan sesuatu yang benar.

Kesalahpahaman 4

Anda hanya bisa sukses bila bermain sesuatu dengan aturan.
Padahal, siapakah yang membuat aturan itu? Setiap situasi membutuhkan cara
yang berbeda. Kadang-kadang kita memang harus mengikuti aturan, tetapi di
saat lain andalah yang membuat aturan itu.

Kesalahpahaman 5

Jika anda selalu meminta bantuan, anda tidak sukses.
Padahal, sukses jarang sekali terjadi di saat-saat vakum.
Justru, dengan mengakui dan menghargai bantuan orang lain dapat membantu
keberhasilan anda. Dan, sesungguhnya ada banyak sekali orang semacam itu.

Kesalahpahaman 6

Diperlukan banyak keberuntungan untuk sukses.
Padahal, hanya dibutuhkan sedikit keberuntungan.
Namun, diperlukan banyak kerja keras, kecerdasan, pengetahuan, dan
penerapan.

Kesalahpahaman 7

Sukses adalah bila anda mendapatkan banyak uang.
Padahal, uang hanya satu saja dari begitu banyak keuntungan yang diberikan
oleh kesuksesan. Uang pun bukan jaminan kesuksesan anda.

Kesalahpahaman 8

Sukses adalah bila semua orang mengakuinya.
Padahal, anda mungkin dapat meraih lebih banyak orang dan pengakuan dari
orang lain atas apa yang anda lakukan. Tetapi, meskipun hanya anda sendiri
yang mengetahuinya, anda tetaplah sukses.

Kesalahpahaman 9

Sukses adalah tujuan.
Padahal, sukses lebih dari sekedar anda bisa meraih tujuan dan goal anda.
Katakan bahwa anda menginginkan keberhasilan, maka ajukan pertanyaan "atas
hal apa?"

Kesalahpahaman 10

Saya sukses bila kesulitan saya berakhir.
Padahal, anda mungkin sukses, tapi anda bukan Tuhan.
Anda tetap harus melalui jalan yang naik turun sebagaimana anda alami di
masa-masa lalu. Nikmati saja apa yang telah anda raih dan hidup setiap
hari sebagaimana adanya.

(diadaptasi dari "The Top 10 Misconceptions About Success", Jim M. Allen.
CoachJim.com)


Tebak-tebakkan yuk….

August 28, 2007 – 4:08 am

Teka Teki Imam Al-Ghazali
> > > Suatu hari, Imam Al-Ghazali berkumpul
> > > dengan murid-muridnya lalu beliau
> > > bertanya Teka-Teki :
> > > Imam Al-Ghazali : "Apakah yang paling
> > > dekat dengan diri kita di dunia ini ?"
> > > Murid 1 : "Orang tua"
> > > Murid 2 : "Guru"
> > > Murid 3 : "Teman"
> > > Murid 4 : "Kaum Kerabat"
> > > Imam Ghazali : "Semua jawaban itu benar,
> > > tetapi yang paling dekat dengan kita
> > > ialah MATI. Sebab itu janji Allah bahwa
> > > setiap yang bernyawa pasti akan mati
> > > Surah Ali-Imran:185) .
> > >
> > > Imam Ghazali : "Apa yang paling jauh
> > > dengan kita di dunia ini ?"
> > > Murid 1 : "Negeri Cina"
> > > Murid 2 : "Bulan"
> > > Murid 3 : "Matahari"
> > > Murid 4 : "Bintang-bintang"
> > > Imam Ghazali : "Semua jawaban itu benar,
> > > tetapi yang paling benar adalah MASA
> > > LALU. Bagaimanapun kita, apapun
> > > kendaraan kita, tetap kita tidak akan
> > > dapat kembali ke masa lalu. Oleh sebab
> > > itu kita harus menjaga hari ini, hari
> > > esok dan hari2 yang akan datang dengan
> > > perbuatan yang sesuai dengan ajaran Agama".
> > >
> > > Imam Ghazali : "Apa yang paling besar di
> > > dunia ini ?"
> > > Murid 1 : "Gunung"
> > > Murid 2 : "Matahari"
> > > Murid 3 : "Bumi"
> > > Imam Ghazali : "Semua jawaban itu benar,
> > > tetapi yang paling besar sekali adalah
> > > HAWA NAFSU (Surah Al-A’raf : 179). Maka
> > > kita harus hati2 dengan nafsu kita,
> > > jangan sampai nafsu kita membawa kita ke
> > > neraka. (Na’udzu billaahi min zaalikh).
> > >
> > > Imam Ghazali : "Apa yang paling berat di
> > > dunia ini ?"
> > > Murid 1 : "Baja"
> > > Murid 2 : "Besi"
> > > Murid 3 : "Gajah"
> > > Imam Ghazali : "Semua jawaban itu benar,
> > > tetapi yang paling berat adalah MEMEGANG
> > > AMANAH
> > > (Surah : Al-Ahzab : 72). Tumbuh2an,
> > > binatang, gunung dan malaikat semua
> > > tidak mampu ketika Allah Swt meminta
> > > mereka menjadi khalifah (pemimpin) di
> > > dunia ini, tetapi manusia dengan
> > > sombongnya berebut-rebut menyanggupi
> > > permintaan Allah Swt sehingga banyak
> > > manusia masuk ke neraka karena gagal
> > > memegang amanah".
> > >
> > > Imam Ghazali : "Apa yang paling ringan
> > > di dunia ini ?"
> > > Murid 1 "Kapas"
> > > Murid 2 "Angin"
> > > Murid 3 "Debu"
> > > Murid 4 "Daun-daun"
> > > Imam Ghazali : "Semua jawaban itu benar,
> > > tetapi yang paling ringan sekali di
> > > dunia ini adalah MENINGGALKAN SHOLAT.
> > > Gara2 pekerjaan kita atau urusan dunia,
> > > kita tinggalkan sholat".
> > >
> > > Imam Ghazali : "Apa yang paling tajam
> > > sekali di dunia ini ?"
> > > Murid2 dengan serentak menjawab : "Pedang"
> > > Imam Ghazali : "Itu benar, tapi yang
> > > paling tajam sekali di dunia ini adalah
> > > LIDAH MANUSIA. Karena melalui lidah,
> > > manusia dengan mudahnya menyakiti hati
> > > dan melukai perasaan saudaranya sendiri"

disadur dari milis Takmir Musholla Bahrul ulum FTI UII
> > >
> > >
> > >